Mengenal Saya

Foto saya
Zahrina Nurbaiti tinggal di Ulujami, Pesanggrahan. Telah berkeluarga bersama Ir. H. Rudi Lesmana. Saya biasa dipanggil Iin. email: zahrinapks@yahoo.com

Selasa, 13 Oktober 2009

Perjalanan Dakwah Ke Hongkong (2/4)

Perjalanan Dakwah Ke Hongkong (2/4)
(Zahrina Nurbaiti, 12 Oktober 2009)


Memasuki hari ketiga, Sabtu, 22 Agustus 2009 merupakan ramadan pertama kami di Hongkong. Malam pertama Ramadan kami melakukan taraweh berjamaah di Mushola Al Falah di Lantai IV KJRI Causeway Bay Hongkong, diimami ustadz Hakim dengan penceramah ustadz Ashonhaji seputar Ramadhan dan keutamannya.

Subhanallah, itulah yang terucap di dalam hatiku. Sangat penuh jamaah yang ikut taraweh baik BMI, staf KJRI dan keluarganya juga staf DD Hongkong serta semua warga Indonesia yang tinggal dekat KJRI Hongkong. Hari-hari indah dalam da’wah kami lalui bersama. Jadwal menjadi imam taraweh dan memberikan kultum terus kami lakukan selama 25 hari berada di KJRI Hongkong.

Saya bersama ustadzah Vira menjadi imam tarawih dan kultum di Shelter berbeda. Ada beberapa Shelter yang pernah kami kunjungi seperti Shelter Kotkiho di Yau Ma Tei, Shelter Istiqomah di Jordan, Shelter Islamic Union, Shelter FKMPU (Causeway Bay) dan Shelter Christian. Selain menjadi imam tarawih dan memberikan kultum, selama seminggu penuh di awal Ramadan, kami berdua mengisi pesantren kilat (Sanlat) untuk putra putri Staf KJRI Hongkong.

Ustadzah Vira membina anak-anak TK dan SD, sedangkan saya membina anak-anak SMP dan SMU. Karena selama sepekan, mereka libur sekolah. Setelah mereka masuk sekolah kembali, kami hanya mengadakan Sanlat pada hari Sabtu dan Ahad saja.

Syukur tak terhingga kuucapkan atas semua nikmat yang Allah berikan. Kami pun sempat di jamu beberapa kali untuk buka bersama di Shelter Kotkiho Yau Ma Tei dan Shelter FKMPU di Causeway Bay. Belum lagi jamuan makan sahur dari Ibu Hj. Imas Pimpinan MT PDV (Perkumpulan Da’wah Victoria Hongkong). Subhanallah, dengan menu khas Indonesia seperti sambal, sayur rebung, kangkung, bebek panggang, juga kailan segar (khas Hongkong) menambah syukur nikmatku padaNya.

Rasanya nikmat sekali ketika berbuka bersama saudara-saudara seiman di Shelter. Suasana yang akrab, ramah, hangat dan kekeluargaan menambah akrabnya suasana. Kami berdua seperti lupa, bahwa kami berada di Hongkong, bukan di Indonesia. Karena suasana ukhuwwah Islamiyyah (baca; persaudaraan Islam) yang indah dan berkah, Insya Allah. Meskipun terkadang rasa kangen dan rindu terhadap keluarga dan tanah air menyeruak, namun semua itu bisa ditepis dengan adanya jadwal ceramah dan imam teraweh di malam hari.

Setelah 14 hari kami berada di Hongkong, tepatnya hari Kamis, 3 September 2009, kami diajak rihlah (baca; rekreasi) oleh KJRI Hongkong ke Guangzhou Cina, juga dalam rangka perpisahan dengan ustadz Hakim, ustadz Ashonhaji dan ustadz Sofyan yang akan kembali ke Indonesia. Berkumpul di lobi KJRI Hongkong pukul 07.00 dan berangkat menuju MTR Station yang akan membawa kami ke Guangzhou Cina.

Setelah hampir 1 jam berada di MTR, sampailah di Station Lowu Cina. Lalu kami naik mobil wisata milik Cina, Guangzhou Islamic Tour dengan pemandu wisata Bapak Aming yang fasih berbahasa Indonesia meskipun Beliau warga Cina. Sepanjang perjalanan, beliau menjelaskan sejarah Kota Cina dan Guangzhou Cina.

Setelah 1 jam perjalanan, kami mampir di Window Of The World untuk berfoto-foto, dan segera melanjutkan perjalanan. Kami diajak keliling melihat-lihat toko batu giok. Lalu perjalanan pun dilanjutkan menuju makam Sa’ad Bin Abi Waqqosh, seorang sahabat nabi Muhammad SAW, sekalian shalat Dzuhur di jamak dengan shalat Ashar.

Selesai berziarah ke makam Sa’ad bin Abi Waqqosh, kami melanjutkan perjalanan menuju Guangzhou Islamic Association, yang diawali dengan shalat sunah tahiyatul masjid, di Masjid Guangzhou Cina. Perjalanan berakhir setelah kami ifthor bersama di sebuah restoran Muslim, lalu kami mampir sebentar di Shenzhen untuk beli oleh-oleh. Sekitar pukul 23.00 waktu setempat kami kembali ke KJRI Hongkong.


bersambung....!

Klik Rumah Cinta ZAHRINA, hanya di :
http://zahrinanurbaiti.blogspot.com


Tidak ada komentar:

Posting Komentar